PELAYANAN KONTERASEPSI SERENTAK “ MEMPERINGATI HARI KARTINI “

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gangga ;— Dalam rangka menekan angka kelahiran yang terus meningkat setiap tahunnya, pemerintah dalam hal ini dinas kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas yang ada disetiap Kecamatan  mengadakan pelayanan pemasangan alat konterasepsi serentak, kepada ibu-ibu atau bapak-bapak yang telah membina rumah tangga, karena alat konterasepsi tidak hanya  bisa di pasang dikaum wanita saja, bahkan kaum laki-laki juga bisa dipasang,  tergantung dari kesepakatan bersama, tapi kebanyak alat konterasepsi dipasang di kaum wanita  untuk mencegah kehamilan yang gak berjarak.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Kartini, yang jatuh pada Rabu 21 April 2021,  pelayanan pemasangan dilaksanakan dirumah Posyandu dusun Lenek Desa Bentek, dalam acara pemasangan alat konterasepsi yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan beserta Puskesmas Gangga, kegiatan di dihadiri oleh dinas Kesehatan, Puskesmas Gangga, Camat Gangga atau Pejabat yang mewakili dan kader Dusun Lenek.

Kegiatan dilaksanakan dari jam 08.30 ini berjalan dengan lancar, antusias para ibu yang ingin memasang alat konterasepsi ini sangat banyak,  mereka berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan pemerintah, dilaksanakan  di setiap Desa atau pun dusun di masing-masing wilayah,

Dalam kegiatan pemasangan alat konterasepsi ini juga Dinas Kesehatan melakukan  sosialisasi menegnai bahaya dan manfaat dari alat konterasepsi, dikarenakan alat-alat konterasepsi ini beragam jenisnya, mulai dari Pil KB, Suntik KB, Impelan, Kondom, Vasektomi, dan tubektomi, sosialisasi penting dilakukan agar para ibu-ibu yang menggunakan alat konterasepsi paham dan mengerti tentang alat konterasepsi itu sendiri,

Sosilalisasi alat Konterasepsi di pandu oleh ibu Winarni bidan Puskesmas Kecamatan Gangga, dalam penjelasannya ibu Winarni selaku ketua rombongan mengedukasi para ibu-ibu agar memasang alat konterasepsi supaya tidak terjadi kebobolan dalam kehamilan, supanya jarak kehamilan dari anak yang satu keanak yang kedua dan seterusnya bisa memiliki jarak kelahiran,

Lanjut ia Ini demi bangsa dan negara kita tercinta ini. Supaya tidak terjadi pembeludakan penduduk, Karena angaka kehalihan yang terus meningkat setiap tahunnya, kita anjurkan agar setiap anggota keluarga memiliki 2 anak cukup, dan demi menekan angka pernikahan dini, yang makin marak terjadi,  generasi penerus kita adalah masa depan bangsa, tandas  ia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.